Written by rg066

Menjelang SEA Games 2025 di Thailand, Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) mengoptimalkan persiapan Timnas Esports dengan pendekatan sports science. Strategi ini bertujuan meningkatkan performa atlet, baik secara teknis, fisik, maupun mental.
Dalam kunjungan ke fasilitas Pelatnas di JW Marriott, Jakarta, Ketua Harian PB ESI Bambang Sunarwibowo menegaskan bahwa sports science menjadi kunci peningkatan kemampuan atlet. Pendekatan ini mencakup pelatihan fisik, analisis mental, dan pengembangan strategi permainan.
PB ESI menargetkan 2 emas, 2 perak, dan 1 perunggu sesuai arahan Kemenpora. Indonesia akan mengirim 24 atlet di empat cabang:
- MLBB (Men & Women)
- Free Fire (2 tim)
- FC Online
Seleksi atlet didasarkan pada prestasi, evaluasi performa, dedikasi, dan kontribusi strategis.
Fasilitas di JW Marriott menyediakan:
- Gaming room khusus untuk setiap gim
- Dukungan kesehatan fisik & mental
- Program pemulihan & nutrisi
Dukungan juga datang dari sponsor seperti Garudaku, Agres, dan Lenovo untuk memastikan persiapan maksimal.
PB ESI menekankan disiplin dan ketahanan mental sebagai faktor kemenangan. Atlet tidak hanya perlu kecerdasan taktis, tetapi juga stabilitas emosi dan fisik untuk performa optimal.
Berikut atlet yang akan berlaga:
- Vivi Indrawaty (DKI Jakarta)
- Michelle Denise Siswanto (Jawa Timur)
- Venny Lim (Kepulauan Riau)
- Cindy Laurent Siswanto (Jawa Timur)
- Viorelle Valencia Chen (DKI Jakarta)
- Mohammad Ega Rahmaditya (Jawa Barat)
- Dwiga Meyza Arnandha (Bali)
- Muhammad Dzaky Firdaus (Sulawesi Selatan)
- Wira Gunawan (Jawa Barat)
- Aby Siliwangi Jaya Kusuma (Jawa Tengah)
- Abdullah Kamal Hasibuan (Kalimantan Selatan)
- M. Haidir Ali (Sulawesi Selatan)
- Muhammad Fikry Haikal (Sumatera Barat)
- Erwin B (Jawa Barat)
- Adam Ramdani (Jawa Barat)
- Kahfi Alfathan (Sumatera Utara)
- Rafli Aidil Fitrah (Sulawesi Tenggara)
- Muh Raehan (Sulawesi Selatan)
- Aldhia Fahmi Aranda (Jawa Barat)
- Sultan Muhammad (Sumatera Utara)
- Favian Bayu Putra (DKI Jakarta)
- Christian Widy Wardhana Hartono (Jawa Tengah)
- Yehezkiel Wiseman Napitu (Banten)
- Riski (Kepulauan Riau)
Pelatnas 2025 bukan sekadar latihan, tapi strategi besar untuk membawa pulang medali. Dengan sports science, fasilitas modern, dan pelatihan berbasis teknologi, PB ESI yakin Timnas Esports Indonesia bisa mengharumkan nama bangsa.