
Riot Games kembali melakukan langkah tegas demi menjaga ekosistem kompetitif Valorant tetap adil dan bersih dari kecurangan. Kali ini, pembaruan difokuskan pada sistem anti-cheat Vanguard, yang resmi diperbarui untuk menutup celah keamanan serius bernama pre-boot gap exploit.
Pembaruan ini cukup krusial, karena jika sistem pemain tidak memenuhi standar keamanan terbaru, maka game tidak akan bisa dijalankan dan pemain akan menerima notifikasi VAN: Restriction. Apa sebenarnya yang terjadi, dan apa yang harus dilakukan pemain? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
Apa Itu Pre-Boot Gap dan Kenapa Berbahaya?
Vanguard adalah sistem anti-cheat milik Riot Games yang berjalan sangat dalam di level sistem. Namun, Riot menemukan adanya celah keamanan yang disebut pre-boot gap, terutama pada beberapa motherboard populer seperti Asus, Gigabyte, MSI, dan ASRock.
Pre-boot gap adalah kondisi di mana sistem operasi dan software keamanan belum aktif sepenuhnya saat komputer mulai menyala. Celah ini bisa dimanfaatkan oleh cheater untuk:
Menjalankan program ilegal sebelum Vanguard aktif
Melewati pemeriksaan keamanan hardware
Menyembunyikan cheat agar tidak terdeteksi saat game dijalankan
Jika dibiarkan, celah ini berpotensi merusak integritas kompetitif Valorant, terutama di mode ranked dan turnamen.
Update Vanguard: Anti-Cheat Kini Aktif Lebih Awal
Untuk mengatasi masalah ini, Riot Games melakukan update besar pada Vanguard. Kini, sistem anti-cheat akan:
Aktif lebih awal dalam proses booting komputer
Memastikan tidak ada software ilegal yang berjalan sebelum sistem keamanan aktif
Mengunci akses game jika sistem dianggap tidak aman
Dengan update ini, cheat yang mencoba memanfaatkan celah pre-boot gap akan langsung diblokir sebelum sempat berjalan.
VAN: Restriction? Ini Penyebabnya
Setelah update Vanguard diterapkan, sebagian pemain mungkin mengalami pesan VAN: Restriction saat mencoba membuka Valorant. Jangan panik—ini bukan berarti akun kamu dibanned.
Pesan ini muncul karena:
BIOS motherboard belum diperbarui
Secure Boot belum aktif
VBS (Virtualization-Based Security) belum diaktifkan
IOMMU belum diaktifkan di BIOS
Selama sistem belum memenuhi standar keamanan baru Vanguard, Valorant tidak bisa dijalankan.
Cara Mengatasi VAN: Restriction di Valorant
Agar bisa kembali bermain Valorant tanpa kendala, Riot Games merekomendasikan beberapa langkah penting:
Update BIOS motherboard ke versi terbaru dari situs resmi brand motherboard kamu
Aktifkan Secure Boot di pengaturan BIOS
Aktifkan VBS (Virtualization-Based Security) di Windows
Aktifkan IOMMU jika tersedia
Restart PC setelah semua pengaturan diterapkan
Langkah-langkah ini tidak hanya membantu Valorant berjalan normal, tetapi juga meningkatkan keamanan sistem secara keseluruhan.
Kenapa Update Ini Penting untuk Pemain?
Walaupun terdengar merepotkan, update ini membawa dampak positif besar:
Ranked jadi lebih adil
Cheater semakin sulit masuk
Ekosistem esports Valorant lebih sehat
Pengalaman bermain jadi lebih kompetitif
Riot Games kembali menegaskan bahwa mereka tidak main-main soal cheating, bahkan jika itu berarti harus memperketat syarat sistem pemain.
Fokus Main, Urusan VP Serahkan ke Diamond Store
Setelah urusan teknis beres, saatnya kembali fokus push rank dan main serius. Baik untuk beli skin senjata favorit, Battle Pass, atau bundle terbaru, pastikan kamu top up dengan aman dan cepat.
💎 Diamond Store siap jadi partner top up Valorant kamu:
Proses instan & aman
Harga kompetitif
Support berbagai metode pembayaran
Cocok untuk casual player hingga grinder ranked
Tidak perlu ribet, tinggal top up dan langsung gas main Valorant tanpa gangguan.
Update Vanguard terbaru membuktikan komitmen Riot Games dalam menjaga Valorant tetap bersih dari cheater. Dengan menutup celah pre-boot gap, sistem keamanan kini jauh lebih ketat dan efektif.
Bagi pemain, pastikan:
BIOS selalu update
Fitur keamanan aktif
Tidak mengabaikan pesan VAN: Restriction
Setelah semua aman, jangan lupa lengkapi pengalaman bermain kamu dengan skin dan konten premium lewat Diamond Store, solusi top up Valorant terpercaya 🔥💎
